Berita  

Pemulangan Jamaah Haji 2026 Tuntas, Daker Madinah Berhasil Pulangkan 99 Ribu Jamaah Gelombang Kedua

Ilustrasi: Operasional Daker Madinah resmi berakhir setelah seluruh 99 ribu jamaah haji gelombang kedua dipulangkan ke Indonesia. (Foto: ist)

MADINAH – Operasional pemulangan jamaah haji Indonesia gelombang kedua dari Daerah Kerja (Daker) Madinah resmi berakhir pada Selasa (30/6/2026). Kloter UPG 43 Embarkasi Makassar menjadi rombongan terakhir yang diberangkatkan menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, sebelum kembali ke Indonesia.

Pelepasan kloter terakhir yang menginap di Hotel Karam Al Khair, Sektor 3 Daker Madinah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Daker Madinah, Khalilurrahman. Dengan keberangkatan kloter ini, seluruh jamaah haji Indonesia yang berada di Madinah telah berhasil dipulangkan ke Tanah Air.

Khalilurrahman mengatakan, proses pemulangan jamaah haji berlangsung lancar hingga hari terakhir operasional. Sebelum melepas keberangkatan Kloter UPG 43, ia bertemu dengan ketua kloter dan para petugas untuk mendengar langsung kesan jamaah terhadap pelayanan selama berada di Madinah.

“Alhamdulillah jamaah merasa terharu dan senang dengan pelayanan yang diberikan oleh PPIH Daerah Kerja Madinah, khususnya pelayanan dari PPIH Sektor 3,” ujarnya.

Pada hari terakhir operasional, sebanyak tujuh kelompok terbang (kloter) diberangkatkan menuju Indonesia dengan total 4.919 jamaah.

Khalilurrahman berharap seluruh dedikasi yang telah diberikan para petugas menjadi amal ibadah serta memberikan manfaat bagi jamaah haji Indonesia.

“Mudah-mudahan apa yang sudah diberikan kepada jamaah haji ini menjadi amal saleh bagi kita semua, dan kami dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji Indonesia,” katanya.

Menurut Khalilurrahman, berakhirnya keberangkatan Kloter UPG 43 sekaligus menandai selesainya seluruh rangkaian pelayanan jamaah haji Indonesia gelombang kedua di Kota Madinah. Sebanyak sekitar 99 ribu jamaah yang memasuki Madinah pada fase gelombang kedua telah dipulangkan seluruhnya ke Indonesia.

“Berakhirnya kloter terakhir ini berarti seluruh jamaah yang berada di Madinah sudah kembali ke Tanah Air. Ini menunjukkan pelayanan haji di Madinah dapat berjalan dengan baik berkat arahan pimpinan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi serta kerja sama seluruh unsur PPIH Daerah Kerja Madinah, mulai dari Sektor 1 hingga Sektor 5, Sektor Bir Ali, dan Sektor Khusus Nabawi,” ungkapnya.

Petugas Haji Dipulangkan Bertahap

Setelah seluruh jamaah kembali ke Indonesia, Daker Madinah kini mempersiapkan proses pemulangan petugas penyelenggara ibadah haji secara bertahap pada 1–3 Juli 2026 melalui Bandara Madinah maupun Bandara Jeddah.

Khalilurrahman memastikan seluruh petugas telah menerima pembekalan terkait ketentuan penerbangan, termasuk aturan mengenai barang bawaan dan bagasi.

“Insya Allah seluruh petugas sudah siap kembali ke Tanah Air. Semua ketentuan terkait penerbangan, termasuk barang yang diperbolehkan maupun yang dilarang dibawa, telah kami sampaikan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Khalilurrahman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah yang telah menunaikan ibadah haji sekaligus memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelayanan di Madinah.

“Kami mewakili PPIH Daerah Kerja Madinah memohon maaf apabila selama pelayanan di Kota Madinah masih terdapat hal-hal yang kurang berkenan, baik dalam pelayanan maupun penempatan. Semoga seluruh jamaah memperoleh haji yang mabrur dan seluruh petugas yang melayani tamu-tamu Allah juga mendapatkan haji yang mabrur,” tuturnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *