JAKARTA – Makanan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa adalah buah kurma. Mengapa kurma? Karena kurma yang merupakan buah istimewa dalam Islam ternyata mampu mengembalikan energi tubuh dengan cepat.
Buah kurma telah menjadi sumber pangan utama masyarakat Timur Tengah sejak ribuan tahun yang lalu. Buah yang satu ini dikenal kaya gula alami, serat, vitamin, serta mineral yang dibutuhkan tubuh setelah seharian berpuasa.
Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Ahmad Sulaeman, mengungkapkan kurma memiliki komponen nutrisi yang efektif membantu pemulihan energi. Di dalamnya terdapat kandungan gula alami yang mudah diserap tubuh, sehingga mampu mengembalikan kadar gula darah secara cepat.
Kurma juga mengandung serat tinggi. Kandungan ini dapat membantu melancarkan pencernaan sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.
“Dengan mengonsumsi sekitar tiga butir kurma sudah cukup membantu memenuhi kebutuhan energi awal saat berbuka,” ujar Ahmad Sulaeman dalam keterangan tertulis, Senin, 16 Maret 2026.
Kurma mengandung berbagai mineral penting seperti kalsium dan magnesium. Kalsium berperan dalam fungsi saraf, otot, serta menjaga keseimbangan elektrolit yang menurun selama puasa. Sementara itu, magnesium mendukung ratusan reaksi biokimia dan enzimatis di dalam tubuh.
Kurma juga dikenal memiliki manfaat bagi ibu hamil. Dipercaya bahwa kandungan senyawa alaminya dapat membantu mempersiapkan otot rahim serta mendukung kerja hormon yang berperan dalam proses persalinan.
“Namun, konsumsi kurma tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing, terutama bagi ibu dengan diabetes gestasional,” pesannya.
Ia juga menjelaskan masa simpan kurma bergantung pada jenis dan cara penyimpanannya. Umumnya, kurma kering lebih tahan lama dibandingkan dengan kurma basah.
Jadi, pastikan kurma disimpan di tempat yang sejuk dan tertutup rapat. Mengapa? Karena buah kurma tentu saja tetap memiliki masa kedaluwarsa.
Saat membeli, disarankan memilih kurma dalam kemasan tertutup, memeriksa tanggal kedaluwarsa, serta memperhatikan warna, tekstur, dan aroma buah. Kurma yang baik memiliki kulit utuh, tidak terlalu kering atau basah, serta beraroma segar.
“Kurma bukan sekadar makanan manis untuk berbuka, melainkan sumber energi alami yang kaya nutrisi. Kecil bentuknya, tetapi besar manfaatnya,” ujar pakar nutrition and food safety itu. ***






