TANGERANG SELATAN – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, mendorong para mahasiswa untuk menjaga prestasi akademik, menyelesaikan studi tepat waktu, serta menjunjung tinggi integritas dan etika. Mahasiswa juga diharapkan aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Dorongan itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, saat menghadiri Forum Orientasi Penerima Baru Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Kamis (23/4/2026).
“Kami ingin mahasiswa KJMU tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Karena, pendidikan merupakan instrumen penting untuk memutus rantai kemiskinan sekaligus mengurangi ketimpangan sosial,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Wagub Rano menegaskan pentingnya memanfaatkan kesempatan memperoleh KJMU dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan masih banyak calon mahasiswa lain yang belum berkesempatan menerima bantuan serupa.
Ia pun berharap mahasiswa penerima KJMU saat ini diharapkan menjadi calon pemimpin masa depan yang akan membawa Jakarta menuju kemajuan yang lebih baik. “Gunakan kesempatan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Terlebih, momentum menuju 500 tahun Kota Jakarta menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda. Karena itu, jalani pendidikan ini dengan sungguh-sungguh dan berikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, mahasiswa UIN Jakarta Fakultas Aqidah dan Filsafat Islam, Muhammad Kadafi, mengatakan ia dan keluarganya merasa sangat terbantu dengan adanya KJMU. Terlebih, ibunya telah mengalami stroke sejak Kadafi berusia delapan tahun. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang telah memberikan bantuan kursi roda kepada ibunya.
“Saya senang dapat menerima KJMU. Saya bisa fokus belajar dan meningkatkan prestasi akademik, serta tidak lagi memikirkan biaya pendidikan. Untuk teman-teman penerima KJMU di UIN Jakarta, mari belajar dengan sungguh-sungguh dan berprestasi. Yang paling penting adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat,” urai Kadafi. ***






