YOGYAKARTA – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta terus memperkuat kompetensi dan profesionalisme pegawainya. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Community of Practice (CoP) atau Komunitas Belajar yang digelar secara berkelanjutan.
Sepanjang Agustus 2026, Bapas Kelas I Yogyakarta menggelar dua kegiatan CoP yang membahas aspek teknis pemasyarakatan dan kemampuan komunikasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bapas Kelas I Yogyakarta.
Kegiatan pertama digelar Kamis (20/8/2026) dengan tema “Pembimbingan Klien Pidana Kerja Sosial dan Pidana Pengawasan”. Kepala Bapas Kelas I Yogyakarta, Galih Rakasiwi, bersama Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya, Tri Handaka, menjadi pemateri.
Pembahasan diarahkan untuk memperkuat pemahaman Pembimbing Kemasyarakatan dalam melaksanakan pembimbingan terhadap klien yang menjalani pidana kerja sosial maupun pidana pengawasan.
Dalam proses tersebut, Pembimbing Kemasyarakatan memiliki peran penting untuk memastikan pelaksanaan pembimbingan sesuai ketentuan. Pendekatan pembimbingan juga diarahkan untuk mendukung perubahan perilaku serta proses reintegrasi sosial klien.
Kegiatan kedua berlangsung Kamis (27/8/2026) dengan mengangkat tema “Komunikasi Efektif: Improve Your Communication Skills”. Kegiatan dibuka Kepala Bapas Kelas I Yogyakarta, Galih Rakasiwi, dengan Niken Puspita Sari sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut diikuti pegawai Bapas Kelas I Yogyakarta serta pegawai dari Bapas lainnya secara daring melalui Zoom.
Peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya komunikasi efektif dalam mendukung pelaksanaan tugas. Kemampuan menyampaikan informasi secara jelas dinilai menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi dan hubungan kerja yang baik.
Komunikasi yang efektif juga diperlukan dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan humanis. Terlebih, tugas pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan aturan, tetapi juga pendampingan dan pembimbingan terhadap klien.
Melalui forum CoP, pegawai Bapas Kelas I Yogyakarta memiliki ruang untuk belajar sekaligus bertukar pengalaman. Diskusi yang berlangsung diharapkan dapat membantu pegawai menemukan solusi atas berbagai tantangan yang muncul dalam pelaksanaan tugas.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya belajar di lingkungan Bapas Kelas I Yogyakarta. Pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia pemasyarakatan.
Dengan penguatan kompetensi teknis dan kemampuan komunikasi, Bapas Kelas I Yogyakarta berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Komitmen tersebut diarahkan untuk menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada proses reintegrasi sosial. (*)






