Berita  

Ramadan 2026 di Masjid Jogokariyan: 3.800 Porsi Takjil Gratis Diserbu Ribuan Jamaah, 400 UMKM Ikut Tumbuh

Muhammad Falah Akbar, Ketua panitia Kampung Ramadan Jogokariyan. (Foto: Isti/kontributor)

YOGYAKARTA – Tradisi berbagi takjil di Masjid Jogokariyan kembali menjadi magnet masyarakat pada Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Setiap hari, ribuan jamaah memadati masjid yang berlokasi di Mantrijeron, Kota Yogyakarta, untuk menikmati hidangan berbuka puasa gratis yang disediakan bagi masyarakat luas.

Pada Ramadan tahun ini, panitia menambah jumlah porsi takjil dari sebelumnya 3.500 menjadi 3.800 porsi per hari.

Ketua Panitia Kampung Ramadan Jogokariyan, Muhammad Falah Akbar, mengungkapkan setiap porsi takjil yang disajikan memiliki nilai sekitar Rp15 ribu.

Menu berbuka yang dihimpun dari donasi umat tersebut hampir selalu habis setiap harinya. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadikan tradisi berbagi takjil di Masjid Jogokariyan sebagai salah satu kegiatan Ramadan yang paling dinantikan.

“Panitia tetap mempertahankan penggunaan piring sebagai wadah penyajian takjil. Langkah ini dilakukan agar hidangan disantap langsung di area masjid, sekaligus mendorong jamaah mengikuti salat Maghrib berjamaah yang diselenggarakan hingga empat sesi karena tingginya jumlah pengunjung,” kata Muhammad Falah Akbar.

Tak hanya menghadirkan suasana berbuka yang hangat dan penuh kebersamaan, Kampung Ramadan Jogokariyan tahun ini juga berdampak pada geliat ekonomi warga. Jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berpartisipasi meningkat menjadi sekitar 400 UMKM yang tersebar di sepanjang Jalan Jogokariyan.

Kehadiran ratusan UMKM tersebut turut meramaikan kawasan sekitar masjid, menciptakan pusat aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat peran Masjid Jogokariyan sebagai ruang ibadah yang juga menggerakkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat selama Ramadan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *