Berita  

Muhammadiyah Miliki 23 Fakultas Kedokteran, Terbanyak di Dunia

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Dok. UMY)

YOGYAKARTA – Muhammadiyah tercatat memiliki 163 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) dan 129 Rumah Sakit Muhammadiyah-’Aisyiyah (RSMA) yang berada dalam satu badan hukum persyarikatan. Jaringan pendidikan dan layanan kesehatan ini menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, menyebut keberadaan PTMA menjadikan Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan dengan Fakultas Kedokteran terbanyak di dunia. Hingga 2026, Muhammadiyah tercatat memiliki 23 Fakultas Kedokteran.

“Saya kira di dunia ini tidak ada organisasi keagamaan yang punya Fakultas Kedokteran sebanyak Muhammadiyah ini,” ujar Muhadjir belum lama ini.

Dari total tersebut, terdiri atas 7 Fakultas Kedokteran Gigi dan 16 program pendidikan dokter spesialis. Sejumlah di antaranya juga telah meraih akreditasi unggul, baik pada Fakultas Kedokteran maupun Fakultas Kedokteran Gigi.

Fakultas Kedokteran Muhammadiyah tersebar di berbagai wilayah Indonesia, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa. Sebaran ini mencerminkan komitmen Muhammadiyah dalam memperluas akses pendidikan kesehatan di berbagai daerah.

Beberapa perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Kedokteran antara lain Universitas Ahmad Dahlan, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Selain itu, terdapat pula Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, serta Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Jaringan Fakultas Kedokteran ini juga mencakup wilayah luar Jawa seperti Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Universitas Muhammadiyah Makassar, dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Kehadiran kampus-kampus tersebut memperluas kontribusi Muhammadiyah dalam mencetak tenaga medis nasional.

Muhadjir menegaskan pengembangan Fakultas Kedokteran ini merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah memperkuat sektor kesehatan. Hal ini sekaligus mendukung kebutuhan tenaga medis yang terus meningkat di Indonesia.

Ke depan, Muhammadiyah juga akan menambah jumlah Fakultas Kedokteran di wilayah Indonesia timur. Salah satunya melalui rencana pendirian Fakultas Kedokteran di Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.

Kampus tersebut diharapkan menjadi perguruan tinggi swasta pertama di Tanah Papua yang memiliki Fakultas Kedokteran. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan di kawasan timur Indonesia. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *