JAKARTA – Masyarakat yang melakukan perjalanan mudik wajib melakukan pengelolaan sampah secara bijak. Jangan sampai membuangnya sembarangan.
Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LPLH-SDA) MUI, Suhardin, mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama berupaya menjaga kebersihan lingkungan. Sampah yang dihasilkan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya saat arus mudik, perlu dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.
“Kepada masyarakat yang melakukan kegiatan mudik, sedapat mungkin sampah yang ditimbulkan, baik organik maupun anorganik, jangan dibuang sembarangan,” ujar Suhardin seperti dilansirMUI Digital, Senin (23/3/2026).
Jika memungkinkan, sebaiknya sampah organik diolah. Begitu juga sampah anorganik perlu dikelola dengan bijak agar tidak langsung berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
Saat ini, sampah menjadi masalah bersama yang membutuhkan kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, langkah sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan.
“Perubahan perilaku dalam mengelola sampah harus dimulai dari diri sendiri, termasuk dalam aktivitas sehari-hari seperti perjalanan mudik. Nah, kita mulai dari diri kita masing-masing untuk meminimalisasi sampah dalam kehidupan,” pungkasnya.
Kesadaran masyarakat dapat menekan volume sampah selama musim mudik. Dengan kesadaran bersama, maka sampah yang dihasilkan selama musim mudik tidak menambah beban lingkungan. ***






